Shop Blog
Discover our latest events, stories, and promotions here!
Sep 09, 2020
Batik adalah metode dekorasi kain Asli penduduk asli Indonesia


Batik adalah metode dekorasi kain yang telah dipraktikkan oleh penduduk asli Indonesia selama berabad-abad. Proses batik sebenarnya sederhana – desain pertama diaplikasikan pada kain dengan menggunakan lelehan lilin. Kain tersebut kemudian dicelupkan ke dalam pewarna sayuran – bagian-bagian kain yang dilindungi lilin tidak menyerap zat warna. Proses selanjutnya, lilin dilepaskan dari kain dengan menggunakan air panas maka, sehingga yang tersisa hanya pola terang pada kain yang berwarna. Metode ini telah digunakan selama lebih dari 1.000 tahun dan diturunkan dari satu generasi ke generasi. lihat, Ibid

Sarung sudah melekat pada ciri khas masyarakat Muslim di Indonesia. Meski sebenarnya penggunaan Sarung tidak mengacu pada identitas religius tertentu. Karena Sarung juga digunakan oleh berbagai kelompok di berbagai suku. Sebagian besar Sarung terbuat dari berbagai bahan: katun, poliester, atau sutra.

Sarung yang terbuat dari tenun menggunakan motif yang sederhana, cenderung lebih bermain warna, dibanding motif yang ‘ramai’. Sedangkan tapis dan songket, sekilas akan terlihat sama. Motif tapis memiliki unsur alam seperti flora dan fauna, sedangkan motif songket, terlihat lebih meriah dengan motif yang mengisi seluruh isi bahan. Persamaan keduanya adalah terbuat dari benang emas dan perak. Adapun motif kain sarung yang umum adalah garis-garis yang saling melintang (kotak-kotak). Nilai filosofisnya adalah setiap melangkah baik ke kanan, kiri, atas ataupun bawah, akan ada konsekuensinya. Hal ini juga serupa pada gradasi bermotif papan catur seperti sarung bali.[9] Saat kita berada di titik putih, kemudian melangkah ke arah manapun, kita akan bersiap memasuki blok perbedaan apa pun. Adapun cara amannya, adalah dengan cara bergerak perlahan ke arah diagonal. Tapi dampaknya, kita bukannya maju, tapi malah menjauh dari target. Maka cara yang paling baik adalah menghindari jalur aman, dan mulai melangkah menghadapi tantangan, sebab orang yang berani menghadapi cobaan adalah orang yang akan cepat menuai harapan.



Gabung jadi reseller : www.promosarungbatik.com

Mentioned Products :
Sarung Tentrem 27
Sarung Tentrem 26 Biru
Sarung Tentrem 25 Hitam
Sarung Tentrem 24 Merah
Sarung Tentrem 23
Aug 25, 2020
TREND PENGGUNA SARUNG BATIK

Sebagai busana yang sering dipakai saat beribadah, sarung menjadi sangat populer di kalangan umat Islam di Indonesia. Apalagi di kalangan santri, gaya busana ini tidak hanya melekat saat beribadah namun terus dipakai setiap saat.


Kini penggunaan sarung makin populer di semua kalangan masyarakat. Penggunaan materialnya pun mulai beragam, tidak hanya kain biasa saja tapi juga termasuk batik tulis.


Sebagai salah satu warisan budaya yang mendunia, batik tulis terkenal dengan harganya yang mahal karena pembuatan cenderung rumit dan waktu yang cukup lama.


Di Solo, Jawa Tengah, kini ada tren sarung batik tulis yang harganya ramah di kantong. Inilah Sarung Batik Lar Gurda, sebuah merek batik yang dibuat sesuai pakem dan tradisi yang diturunkan oleh para sesepuh pakar batik dari Solo.


Produk unggulan sarung batik yang sudah terjamin kualitas dan keunikannya ini kini sedang tren dan sangat diminati. Tradisi membuat batik tulis diwariskan secara turun-temurun dan coraknya bisa mudah dikenali.



Lar Gurda juga mengombinasikan batik tulis dengan batik cap. Ada banyak motif dari sarung batik tulis seperti parangkusumo, kawung, truntung, namun saat ini sarung yang paling laris adalah motif jenis Lar Gurda dengan dasar hitam dan batik yang tidak terlalu banyak.


Cara pemakaian sarung ini pun tergolong unik. Bagi orang Jawa penggunaannya harus berdasarkan pakem motif batik itu sendiri.


Harga sarung batik tergolong ramah di kantong yang dibanderol mulai sekitar Rp150 s/d 200rb ribu hingga jutaan yang dibedakan melalui kerumitan motif dan prosesnya.



Cara perawatannya juga mudah, dicuci menggunakan sabun lerak yang masih tradisional atau yang kalau mau lebih mudah bisa menggunakan shampo.


Tak hanya warga Indonesia yang menggemarinya, pengiriman sarung batik ini sudah sampai ke mancanegara.



Gabung jadi reseller : www.promosarungbatik.com

Aug 20, 2020
Sarung Batik Pekalongan yang di terima pasar Global



 Kerajinan sarung batik khas Kota Pekalongan menembus pasar global, khususnya di kawasan Asia. Klaim itu disampaikan Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop dan UKM) Kota Pekalongan Sri Haryati.

"Produk sarung batik ini sudah diekspor ke sejumlah negara seperti ke Thailand, Singapura, Korea, Malaysia, India, Tiongkok, Saudi Arabia, Dubai, dan Hongkong," paparnya di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (30/11/2019).

Menurut dia, produk sarung batik memiliki potensi yang cukup besar untuk dijual ke pasar ekspor dan diminati pasar perdagangan global, khususnya di kawasan Asia. Pemkot melalui Dindagkop-UKM telah melakukan beragam upaya untuk mengekspansi tujuan ekspor sarung batik, bukan hanya ke negara di kawasan Asia saja, namun juga ke negara lainnya seperti Afrika.

"Sejumlah kawasan di dunia kini sudah mulai dijajaki oleh pelaku ekspor sebagai tujuan pangsa sarung batik," katanya.

Ia mengatakan adanya instruksi wali kota Pekalongan mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) memakai sarung batik setiap hari Jumat juga berpengaruh terhadap meningkatnya minat pencinta sarung batik dan kepopuleran produk kerajinan ini.

Selain sarung batik, kata dia, komoditi ekspor asal Kota Pekalongan adalah tekstil yang kini sudah menembus seperti ke Korea, India, Vietnam, Tiongkok, Singapura, dan Bangladesh. "Adapun jumlah nilai ekspor yang sudah dicapai hingga September 2019 sekitar US$15.98 juta," katanya


Gabung jadi reseller : www.promosarungbatik.com